Wednesday, November 21, 2018

Minim Sarpras, SMAN 3 Lubukbasung Sulap Kelas Belajar Jadi Labor Komputer


Lubukbasung, KABA12.com --- Sejak awal November 2018 lalu, siswa kelas XII di SMA Negeri 3 Lubukbasung tengah disibukkan dengan Pra Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Demi sukses pelaksanaan UNBK, pihak sekolah mencoba maksimal dalam mengutamakan pelayanan kepada siswa, salah satunya dengan membuat labor komputer sementara bagi para peserta ujian.

"Pada UNBK tahun ini kita melaksanakan UNBK dua sesi, jadi ada dua labor komputer yang digunakan. Pertama labor komputer yang kedua kita menggunakan kelas X menjadi labor komputer sementara untuk pelaksanaan ujian," kata Kepala SMA Negeri 3 Lubukbasung Kabupaten Agam, Drs. Wendrizal, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rahman, S.Pd., saat ditemui KABA12.com di ruang kerjanya. 

Wendrizal menyebutkan pembentukan labor komputer sementara itu lantaran SMK Negeri 3 Lubukbasung masih minim sarana dan prasarana, sehingga memanfaatkan satu kelas X selama proses UNBK berlangsung.

Dikatakan, jika mengacu pada delapan standar pendidikan, SMA Negeri 3 Lubukbasung yang telah terakreditasi A idealnya memiliki 3 labor komputer, dengan standar satu siswa satu komputer. Namun sayang, usulan permohonan penambahan labor masih belum dipenuhi.

"Kita sudah mengusulkan ke provinsi. Tidak hanya labor untuk komputer saja, kita juga kekurangan ruang BK, Osis dan UKS," ungkapnya.

Lebih lanjut Kepsek menjelaskan, saat ini SMAN 3 Lubukbasung memiliki 16 ruang belajar (rombel), yang terdiri dari 6 rombel kelas X, 5 rombel kelas XI dan 5 rombel kelas XII, dengan jumlah siswa 418 orang.

"Mengingat kebutuhan urgent saat ini, siswa kelas XII melaksanakan ujian nasional berbasis komputer, Kita berharap adanya penambahan labor komputer, sehingga kita tidak perlu repot menggunakan ruang belajar siswa. Target kita, sukses persiapan, sukses pelaksanan, mudah-mudahan hasil jauh tahun ini meningkat dari tahun lalu," harapnya. 

(Jaswit)

Bukittinggi Workshop Penyelenggaraan Kota Sehat Menuju Wistara

Bukittinggi, KABA12.com --- Pemerintah kota Bukittinggi, mengadakan workshop penyelenggaraan kota sehat, Bukittinggi Menuju Swastisaba Wistara 2019. Kegiatan dibuka Wakil Walikota Bukittinggi, di Hall Badan Keuangan Bukittinggi, Rabu (21/11).

Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, menjelaskan, Swasti Saba atau Kota Sehat merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten kota sehat yang terbagi dalam tingkatan Padapa (pemantapan), Wiwerda (pembinaan) dan Wistara (pengembangan). Kota sehat merupakan kondisi kota bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya beberapa tatanan yang terintegrasi dan disepakati masyarakat serta pemerintah daerah.

"Penghargaan Swastisaba Wiwerda yang telah kita raih merupakan perwujudan perilaku hidup sehat dari warga Bukittinggi. Penghargaan tersebut tentunya merupakan pengaruh dari pelaksanaan pola perilaku hidup sehat dan bersih yang selalu mengalami peningkatan di masyarakat Bukittinggi. kedepan Irwandi berharap dapat ditingkatkan menjadi Swastisaba Wistara dimana konsep hidup sehat dan sejahtera telah berkembang dan membudaya di masyarakat," ungkap Irwandi.

Lebih lanjut Wawako mengatakan, ada 9 (Sembilan) tatanan yang menjadi penilaian kota sehat, yakni ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kawasan pariwisata sehat, kawasan industry dan perkantoran sehat, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, kehidupan social yang sehat, kawasan pertambangan sehat dan kawasan hutan sehat.

Kota Bukittinggi meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda tahun lalu karena dari Sembilan tatanan tersebut ada 5 tatanan yang terpilih. Karena itu Pemko Bukittinggi mempunyai komitmen untuk mewujudkan tatanan dari kota sehat itu dan agar menjadi perilaku dan budaya warga kota, karena penilaian kota sehat itu fokus pada adanya proses dan upaya perbaikan kesehatan melalui partisispasi masyarakat yang terorganisir pada forum Kota Sehat. Pada tahun 2019, akan disiapkan enam tatanan menuju Swastisaba Wistara.

Ada dua narasumber dari Dirjen Kesehatan Lingkungan dan Dinas Kesehatan Propinsi yang akan memberikan arahan, trik dan tips-tips kepada stakeholder terkait yang hadir untuk persiapan penilaian Swastisaba Wistara bagi Kota Bukittinggi.

"Penghargaan Kota Sehat itu bukanlah merupakan target akhir, walaupun penghargaan itu kebanggaan dan bukti kita bekerja. Tapi yang paling penting adalah upaya Kota Bukittinggi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ulas Wakil Walikota.

(Ophik)

Hari Ketiga, Tanahdatar Kantongi 2 Emas & 3 Perak Porprov Sumbar

Padangpariaman, KABA12.com --- Tanahdatar kembali mendulang dua medali pada ajang Porprov Sumbar ke-XV di Padangpariaman, Rabu (21/11).

Kali ini medali disumbangkan dari atlet cabang olahraga atletik lari jarak jauh putri dan cabor senam.

Dari cabang olahraga senam yang dilaksanakan di GOR Palakatok, Padangpariaman, diperoleh medali emas.

Dimana medali tersebut berasal dari Asy Syifa pada kelas Meja Lompat (Voulting) yang berhasil meraih nilai tertinggi dengan total 9.95. Atlet Tanahdtar ini berhasil menyaingi Kota Solok dan Kota Sawahlunt yang terpaksa hanya meraih posisi dua dan tiga.

Sementara medali satunya lagi adalah medali perak, yang disumbangkan dari hasil kecepatan berlari Juni Ramyani pada cabor atletik kelas lari 5.000 meter yang dilaksanakan di lapangan Balahaia, Padangpariaman.

Dengan demikian perolehan medali sementara Tanahdatar pada Porprov Sumbar ke-XV hari ini menjadi 2 emas dan 3 perak.

"Kita tetap mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat Tanahdatar, agar setiap pertandingan yang dilakukan bisa meraih prestasi yang mengembirakan,” harap Edi S. Harahap, Ketua Kontingen yang juga Dandim 0307 Tanahdatar itu.

(Jaswit)

Pemkab Agam Launching 129 Inovasi

Lubukbasung, KABA12.com --- Tindaklanjut ditetapkannya kabupaten Agam sebagai salah satu Laboratorium Inovasi Daerah oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia. Pemkab Agam launching Laboratorium Inovasi Daerah tahap deliver, di aula Bappeda Agam, Rabu (21/11).

Launching itu dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt. Maruhun didampingi Kepala Pusat Inovasi Tata Pemerintahan LAN RI, Drs. Riyadi. M.si, dan turut dihadiri kepala OPD, camat se- kabupaten Agam, dan tamu undangan lainnya.

Kepala Bappeda Agam, Welfizar mengatakan, tahap Deliver ini merupakan tahapan ke empat dari lima tahapan yang harus dilalui dalam laboratorium inovasi. Tahapan ini merupakan tahap pelaksanaan inovasi yang diawali dengan peluncuran pelaksanaan inovasi yang ditandai dengan penandatangan komitmen untuk melaksanakan inovasi yang menjadi kontrak kinerja antara pemimpin unit kerja dengan Bupati Agam.

Selain itu, pada tahap deliver juga akan dilakukan monitoring terhadap pelaksanaan rencana aksi yang telah disusun. Hal ini bertujuan untuk mengetahui berbagai kendala dan hambatan dalam implementasi inovasi.

“Inovasi yang kita launching ini sebanyak 129 inovasi yang terdiri dari, 59 inovasi OPD, 18 inovasi kecamatan, 50 inovasi puskesmas dan 2 inovasi nagari,”ujarnya.

Kepala Pusat Inovasi Tata Pemerintahan LAN RI, Drs. Riyadi. M.si mengatakan, saat ini kabupaten Agam selangkah lebih maju dari pemerintah daerah lainnya yang masih belajar inovasi. Hal ini terbukti dengan 129 inovasi yang telah dilaunching. 

“Saya mewakili kepala LAN RI, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab. Agam, sehingga acara laboratorium Inovasi yang diawali tahap drum up hingga sekarang tahap launching ini bisa terwujud,”ujarnya.

Drs. Riyadi. M.si, berharap, dengan telah dilaunchingnya inovasi ini, semakin membawa hasil yang bermanfaat positif bagi masyarakat dan Pemda Agam.

“Sebaik –baiknya inovasi adalah inovasi yang dijalankan dengan komitmen yang tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat. semoga inovasi yang dilaunching ini memiliki dampak positif bagi masyarakat maupun pemerintah daerah,”katanya.

Sekda Kabupaten Agam, Martias Wanto mengatakan, gerakan budaya inovasi di Pemkab. Agam bukannya tanpa kedala dan hambatan. Namun kendala dan hambatan itu dapat diatasi dengan pelaksanaan tiga strategi yakni, strategi fasilitasi, strategi pendidikan dan strategi penyusunan, pengembangan dan penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) dalam rangka meningkatkan daya saing daerah.

“3 strategi itu cukup ampuh, untuk melahirkan inovasi-inovasi yang beragam. Terbukti dengan dilaunchingnya 129 inovasi,”ujarnya.

Martias Wanto, memberikan apresiasi atas pencapaian OPD dan unit kerja yang telah serius mengikuti rangkaian kegiatan pendampingan dari LAN RI sehingga mampu menyampaikan ide inovasi yang akan dilaksanakan demi perbaikan tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat.

“Tentunya hal ini belum selesai, yang paling penting adalah bagaimana mengimplementasikan seluruh inovasi tersebut sehingga dampaknya dapat segera dirasakan,” jelasnya.

(Ardi)

Senam Sumbang 5 Medali Untuk Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com --- Para atlet cabang olahraga senam berhasil menyumbangkan 5 medali untuk kota Bukittinggi.

 Lima medali itu, 2 diantaranya medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu.

Yassir Hidayat, salah satu official dari tim senam Bukittinggi, menjelaskan, cabor senam berhasil merealisasikan target yang dipasang sebelumnya. 5 medali yang diraih, 1 emas dari kategori alat ring, atas nama M. Ridwan, 1 emas diraih di kategori pomel, atas nama Ravid. 

Untuk medali perak diraih pada kategori serba bisa, atas nama M. Ridwan, Ravid, Ibrahim. 1 perak juga dihasilkan di kategori group, kembali atas nama M.Ridwan, Ravid, Ibrahim. Sedangkan 1 perunggu diraih dari kategori lantai, atas nama Ibrahim.

"Alhamdulillah, semua kemampuan telah diupayakan semaksimal mungkin oleh para atlet kita. Alhasil 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu telah kita raih," jelasnya, sesaat setelah pertandingan berlangsung di Sport Hall Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (21/11).

Sementara itu, Ketua KONI Bukittinggi, Dhipa Arkendi, yang mengalungkan langsung mengalungkan medali emas untuk para atlet senam, menyampaikan kebanggaannya terhadap para atlet Bukittinggi, khususnya pada cabang olah raga senam. Bibit atlet yang dibina oleh pengcab, akhirnya membuahkan hasil.

"Ini menjadi bukti keseriusan pengkot dalam melajukan pembinaan atlet yang memang benar-benar berasal dari Bukittinggi. Semoga terus berkembang dan hasil ini tentu diharapkan dapat menular kepada cabang olah raga lainnya. Karena masih banyak cabor yang belum bertanding. Selamat dan sukses untuk Bukittinggi," ungkapnya.

Dari hasil tersebut, hingga Rabu (21/11) pukul 13.00 WIB Bukittinggi kembali ke posisi tiga klasemen sementara dengan 11 emas, 6 perak dan 6 perunggu.

(Ophik)

Komitmen, Pemkab Agam Finalisasi Penyusunan Ranperda Perlindungan Perempuan & Anak

Lubukbasung, KABA12.com --- Dalam rangka pemenuhan terhadap hak perempuan dan anak, Pemerintah Kabupaten Agam lakukan upaya komprehensif meningkatkan kualitas hidup perempuan dana anak, salah satunya dengan membentuk produk hukum lewat peraturan daerah.

Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas Dalduk KB P2PA Kabupaten Agam, Yulhendri mengatakan penyusunan rancangan peraturan daerah tentang perlindungan perempuan dan anak telah dilakukan sejak lama. Mulai dari penyamaan persepsi, diskusi publik, penelitian langsung pada masyarakat, hingga finalisasi penyusunan ranperda saat ini yang akan dilakukan selama dua hari kedepan di ruang rapat Bupati Agam di Lubukbasung, Rabu (21-22/11).

"Karena perlu dilakukan pengkajian dan pembahasan yang mendalam, kita dibantu oleh tim perancang dari Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumbar dalam hal penyusunan naskah akademik ranperda," ujarnya.

Sementara itu, Kasubid Fasilitasi Pembentukan Produk Hukum Daerah Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Sumbar, Yeni Nel Ikhwan mengatakan ranperda ini bertujuan memberi pedoman kepada Pemerintah Daerah dalam perencanaan kebijakan dan pelaksanaan pemberdayaan perempuam dan perlindungan anak.

"Untuk mencegah dan menanggulangi tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak diperlukan upaya terpadu, serta memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak," katanya.

Dia menjelaskan, ruang lingkup pengaturan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak meliputi, peningkatan kualitas hidup perempuan, perlindungan perempuan dan anak, pelayanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan, peningkatan kualitas keluarga, sistem data gender dan anak.

Kemudian kabupaten layak anak dan forum anak, peran serta masyarakat, keluarga dan orangtua, serta pembinaan pengawasan.

"Ranperda ini terdiri dari 99 pasal, namun masih perlu koreksi, penambahan dan masukan dari tim OPD terkait sehingga kita bisa lakukan finalisasi terhadap ranperda ini," sebutnya.

Kabid Hukum Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Sumbar, Febriyandi menambahkan selain Kabupaten Agam saat ini pihaknya tengah membantu pembentukan ranperda yang sama di Kabupaten Tanahdatar.

"Ranperda pemberdayaan perempuan dan anak ini susah dipisahkan, karena standar pelayanannya sama. Jadi ranperda perlindungan perempuan dan anak kita bahasa dalam satu produk hukum daerah," tambahnya.

(Jaswit)

Sungai Landia Longsor Akses Jalan Putus


Sungai Landia, KABA12.com --- Dampak curah hujan tinggi sejak Selasa hingga Rabu, (20-21/11) dini hari tadi kembali memicu beragam musibah di kabupaten Agam. 

Dampak hujan deras yang merata di wilayah kabupaten Agam memicu longsor di Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Rabu dini hari tadi sekitar pukul 02.30 WIB. 

Akibat longsor yang membawa material tanah dan batu termasuk membawa pohon tumbang yang menutupi ruas jalan di wilayah tersebut. 

Menurut Lukman Syahputra staf Pusdal Ops BPBD Agam, material longsor menutupi sebagian ruas jalan sepanjang 3 meter dengan ketinggian 1,5 meter, membuat ruas jalan tidak bisa dilewati kendaraan.

Dijelaskan Lukman, saat ini tim BPBD Agam sudah berada di lokasi kejadian dan sudah berkoordinasi dengan pihak PUTR Sumbar untuk menurunkan alat berat membersihkan material longsor yang memenuhi permukaan jalan, " kendala saat ini di lapangan sulit mencari tempat pembuangan material longsor, karena di sepanjang ruas jalan jalur Matur-Padang Lua itu mayotitas kebun dan tebing, " sebutnya. 

Hingga saat ini akses jalan Matur-Padang Lua masih tersekat dan masyarakat pengguna jalan terpaksa dialihkan melewati jalur alternatif Panta-Ngarai yang rutenya juga dikenal rawan longsor. 

HARMEN